10 Mahasiswa Western Sydney University Belajar Pembangunan Indonesia di Unsyiah

PPISB Unsyiah - Banda Aceh- Sebanyak 10 mahasiswa terpilih dari New Colombo Plan Student Mobility Program 2018 melakukan perjalanan studi ke Universitas Syiah Kuala pada 5 – 10 Desember 2018. Program yang ditujukan untuk mengekspos masalah kemanusiaan dan pembangunan di Indonesia ini terjalin atas kerja sama Bachelor of Humanitarian and Development Studies Western Sydney University dan Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya (PPISB) Unsyiah bersama ICAIOS.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Rektor Unsyiah Dr. Hizir ini ditujukan agar para peserta dapat mengembangkan apresiasi yang lebih tinggi terhadap sejarah, budaya dan masyarakat Indonesia, melalui interaksi dengan organisasi mitra yang berbasis nasional dan populasi yang terkena bencana.

Menurut Sekretaris PPISB Unsyiah Dr. Saiful Mahdi S.Si, M.Sc, ini kali keduanya program ini dilaksanakan di Universitas Syiah Kuala yang berkonsentrasi pada peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang tanggap darurat bencana, rehabilitasi dan pembangunan kembali dalam konteks gempa dan tsunami, perkembangan pasca-konflik serta aspek sosio-budaya Islam dan Aceh yang difasilitasi oleh akademisi-akademisi profesional berpengalaman seperti Prof. Yusny Saby, Dr. T. Alvisyahrin, Dr. Cut Dewi, Dr. Ari Palawi dan Reza Idria, MA.

Selain itu para peserta juga diajak untuk melihat bagaimana proses pembangunan Aceh kembali pasca-konflik dan tsunami dengan melihat situs-situs tsunami di seputaran Kota Banda Aceh dan mengunjungi Desa Sibreh Keumudee, Aceh Besar yang menjadi mitra PPISB Unsyiah untuk mempelajari tentang budaya masyarakat Aceh seperti Rumoh Aceh, Tradisi Peusijuek dan Meugoe dan melihat aktifitas ekonomi masyarakat di desa.

Dr. Zulfan Tadhoeddin, salah satu dosen pendamping program ini mengaku senang selama kegiatan ini berlangsung. Ini menjadi pengalaman baru baginya tentang proses pembangunan di Aceh. Beliau juga berharap tahun depan dapat kembali lagi dengan program yang sama untuk melihat lebih dalam pembangunan yang terjadi.

Galeri

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya