PPISB Unsyiah Kembali Ikuti Pembahasan Amdal

PPISB Unsyiah, Banda Aceh – Pusat Penelitian Ilmu Sosial dan Budaya (PPISB) Universitas Syiah Kuala kembali mengikuti pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam Rapat Tim Teknis Komisi Penilai AMDAL Aceh.

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah hasil studi mengenai dampak penting suatu usaha atau kegiatan yang direncanakan terhadap lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan.

Sepanjang bulan November, terdapat beberapa dokumen yang dibahas yaitu Dokumen Rencana Pembangunan Pelabuhan Khusus PT MIFA Bersaudara di Aceh Barat dan Rencana Pembangunan Mobile Power Plant (MPP) Banda Aceh di Aceh Besar.

Salah satu peneliti senior PPISB Unsyiah Taufik Abda mengatakan bahwa aspek sosial dan budaya sangat penting dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Aspek sosial budaya menjadi kesatuan yang utuh dalam memprediksi mengenai kemampuan kelompok masyarakat untuk beradaptasi terhadap perubahan yang diakibatkan oleh suatu kegiatan tersebut” Ujar Pengkhidmat Adat, Gampong dan Mukim ini.

Selain itu pentingnya kajian aspek sosial dan budaya dalam Amdal yaitu mengantisipasi perubahan yang bakal terjadi tidak bertentangan dengan prioritas dan nilai- nilai masyarakat setempat serta merencanakan dan menentukan alternatif penanganan dampak sosial.

“Kita selalu memastikan bahwa telaah komponen sosial yaitu demografi, ekonomi dan budaya terencana dengan baik agar kualitas dokumen juga baik” tutup Pendiri dan Koordinator Rumah Ideplus ini.

Bagikan Berita ini

Berita Lainnya